Sebagai investor berpengalaman, kemungkinan besar Anda sudah punya cara sendiri untuk mempertimbangkan produk reksa dana mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun, dari semua data yang tersedia untuk dijadikan bahan pertimbangan, masih ada beberapa informasi penting yang sering luput dari pertimbangan atau bahkan tidak dapat diakses.
Artikel ini membahas informasi apa saja yang perlu dilihat saat membandingkan reksa dana, informasi apa yang masih sulit diakses, dan bagaimana cara menanggulanginya agar tetap dapat membuat keputusan investasi terbaik untuk Anda.
5 Cara Membandingkan Reksa Dana Sebelum Berinvestasi
Pada umumnya, investor membandingkan reksa dana satu dan lainnya berdasarkan data yang tercantum di fund fact sheet pada aplikasi investasi yang digunakan. Mulai dari return, jumlah dana kelolaan (Asset Under Management atau AUM), drawdown dan komposisi isi aset di dalam produk reksa dana tersebut.
Berikut adalah poin penting yang menjadi pertimbangan sebelum berinvestasi reksa dana
Sesuaikan Tipe Reksa Dana dan Jangka Waktu Investasi Anda
Reksa dana pasar uang untuk kebutuhan jangka pendek dan mudah dicairkan, reksa dana pendapatan tetap untuk jangka menengah, reksa dana campuran dan reksa dana saham untuk jangka panjang. Bandingkan produk-produk reksa dana antara tipe yang sama.
Evaluasi Konsistensi Kinerja dan Return
Bandingkan return di beberapa periode, misalnya satu, tiga, dan lima tahun bila tersedia. Perhatikan konsistensi tingkat return terhadap tolok ukur (benchmark) serta terhadap produk reksa dana dengan tipe yang sama. Satu tahun yang bagus belum tentu mencerminkan kualitas pengelolaan jangka panjang.
Perhatikan Rasio Drawdown
Seberapa dalam return pernah mengalami penurunan sebelum akhirnya pulih kembali. Memperhatikan rasio drawdown sangat penting dalam membandingkan reksa dana karena memberikan gambaran risiko riil yang akan Anda tanggung di luar potensi keuntungan.
Menilai Track Record dan Besaran Dana Kelolaan (AUM)
Besarnya dana kelolaan (Asset Under Management) memberikan indikasi likuiditas dari produk tersebut serta kepercayaan investor, dan panjangnya rekam jejak manajer investasi tersebut di pasar modal. Pelajari Strategi Reksa Dana dan Aset di Dalam Produknya.
Strategi reksa dana dan aset yang dimiliki produk tersebut
Pelajari tujuan dan strategi dari produk reksa dana. Lalu pelajari juga alokasi aset di dalam portofolio reksa dana tersebut. Informasi ini bisa ditemukan di dalam fund fact sheet. Kemudian sesuaikan dan tentukan apakah strategi yang diusung serta aset yang dimiliki reksa dana tersebut sesuai dengan value dan tujuan Anda.
Memahami Isi Produk pada Fund Fact Sheet dan Transparansi Manajer Investasi Dalam Pengelolaannya
Meskipun langkah-langkah evaluasi umum sudah tepat, investor masih menghadapi keterbatasan saat berusaha memahami isi produk pada fund fact sheet. Menilai kualitas produk hanya dari lembar fakta bulanan belum cukup komprehensif karena kurangnya transparansi manajer investasi dalam pengelolaannya, terutama yang disebabkan oleh dua alasan utama berikut:
Terbatas pada 10 Kepemilikan Aset Terbesar
Fund fact sheet hanya menampilkan 10 kepemilikan aset terbesar, sesuai standar keterbukaan OJK, bukan seluruh isi aset di dalam produk reksa dana tersebut sampai porsi kepemilikan terkecil. Anda melihat sebagian dari apa yang Anda beli, lalu masih harus menebak sisanya. Keterbatasan informasi ini berlaku untuk semua fund fact sheet dari manajer investasi mana pun.
Minimnya Penjelasan Strategi Pengelolaan
Kemudian, strategi mendalam produk tidak dijelaskan. Bagian strategi pada fund fact sheet ditulis secara umum. Belum mendetail seperti mengapa posisi ini dipilih, apa dan mengapa berubah setiap bulannya. Melalui fund fact sheet, Anda dapat membaca produk itu berisi apa saja di permukaan, tapi bukan cara berpikir di baliknya.
Setelah berinvestasi, isi produk dan strategi berubah seiring waktu, tapi yang Anda terima tetap dokumen dengan tingkat kedalaman yang sama, dan ketersediaan informasi memang berhenti di situ.
Di Aplikasi Simpan, Semua Alokasi Aset di Dalam Setiap Produk Reksa Dana Diungkap Secara Terbuka, dan Strategi Dijelaskan Secara Detail
Semua aset yang terdapat di setiap produk reksa dana Simpan Asset Management dijabarkan secara transparan, sampai porsi posisi terkecil. Fund fact sheet mana pun hanya menampilkan 10 kepemilikan terbesar, dan itu berlaku untuk Simpan juga. Bedanya ada di informasi yang terdapat di dalam aplikasi Simpan. Pada rincian setiap produk reksa dana Simpan, mulai dari Simpan Cash Fund, Simpan Bond Fund, dan Simpan Sustainable Equity Fund, Anda bisa melihat seluruh aset yang dipegang di dalam produk reksa dana, sampai posisi 0,1% sekalipun, dan diperbarui setiap bulan.
Simpan Asset Management sengaja membuka seluruh isi setiap produk reksa dana sendiri sebagai bagian dari standar layanan dan filosofi transparansi untuk setiap pengguna.
Setelah berinvestasi, Anda pun dapat melihat cara berpikir tim investasi Simpan dan bagaimana pertanggungjawabannya atas kinerja bulan lalu untuk setiap produk dan portofolio yang Anda miliki di aplikasi Simpan. Simpan tidak hanya menampilkan angka performa, tapi juga memberikan alasan di balik angka performa tersebut, alasan di balik posisi dan apa yang berubah, dan apa pandangan tim investasi Simpan beserta rencana ke depannya untuk menjaga performa tetap optimal dan adaptif terhadap pasar.
Mendelegasikan Investasi Tanpa Kehilangan Pemahaman Atas Pengelolaannya
Dengan memberikan akses untuk melihat seluruh kepemilikan di dalam produk reksa dana Simpan dan komunikasi berkala secara detail terkait pengelolaannya, Simpan menawarkan pengalaman investasi yang baru dan lebih terbuka demi ketenangan pikiran investor.
Melalui pengelolaan transparan ini, Anda dapat mendelegasikan pengelolaan investasi tanpa lagi harus pusing mendengarkan nasihat investasi dari berbagai sumber, kesulitan menerjemahkan sendiri keputusan investasi yang harus diambil di setiap kondisi pasar, serta tidak perlu lagi ragu atas keputusan investasi Anda.
Baca bagaimana Simpan Asset Management bisa membantu meningkatkan pengalaman investasimu di sini: Simpan untuk Investor Retail.

